Senin, 01 Oktober 2018

Pendapatan Nasional Mengalami Pertumbuhan

Pendapatan nasional yang diperoleh Indonesia pada periode tahun 2017 bertumbuh 6,53% atau naik menjadi 10.050,2 triliun rupiah naik dari tahun sebelumnya periode tahun 2016. Sementara itu, jika dilihat lebih mendalam maka pertumbuhan rata-rata Pendapatan Nasional Indonesia pada periode tahun 2011 sampai dengan tahun 2017 mencapai persetase 9,1% per tahun.
Pendapatan Nasional

Pendapatan nasional Idonesia per kapita pada tahun lalu mencapai sebesar 38,38 juta rupiah yang berarti telah naik 5,76% dari tahun sebelumnya dengan catatan jumlah penduduk Indonesia mencapai 261,89 Juta jiwa. maka selanjutnya, untuk periode tahun 2011 sampai dengan tahun 2017, Pendapatan NAsional per Kapita telah mengalami pertumbuhan yaitu rata - rata mencapai 7,67% per tahun.

Pendapatan nasional adalah akumulasi seluruh pendapatan yang telah diterima oleh anggota masyarakat atau anggota RTK (rumah tangga keluarga) di dalam suatu negara dalam kurun waktu tertentu, yang biasanya dalam kurun waktu satu tahun. Selain itu, Pendapatan nasional juga dapat diartikan sebagai hasil dari produksi nasional yang artinya nailai produksi yang telah dihasilkan seluruh masyarakat dalam suatu Negara dalam kurun satu tahun.

PDB Indonesia 2018 Alami Kenaikan

Seperti yang telah diketahui, untuk menghitung perekonomian nasional, dapat diukur menggunakan besaran Produk Domestik Bruto (PDB diatas dasar harga berlaku pada triwulan II tahun 2018 mencapai 3.683,9 triliun rupiah yaitu sama dengan naik 9,43% dari triwulan yang sama pada tahun sebelumnya yaitu tahun 2017 dan juga berarti tumbuh 5,05% jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.
PDB Indonesia

Maka jika diakumulasikan hanya sepanjang semester pertama saja, PDB Indonesia telah mencapai 7,19 triliun Rupiah. Kemudian jika diukur menggunakan atas dasar harga konstan tahun 2010 maka PDB Indonesia akan mencapai 2.603,7 triliun rupiah pada triwulan II tahun 2018 ini. Artinya, tumbuh sekitar 5,27% dari triwulan yang sama pada tahun 2017 dan juga tumbuh 4,21% dari bulan-bulan sebelumnya.

Sumbangan terbesar untuk Perekonomian Indonesia adalah dari sektor Lapangan Industri Pengolahan yaitu dengan nilai produk domestik brutonya mencapai level 730,7 triliun rupiah atau jika dipersentasekan mencapai level 19,83% dari total PDB Indonesia. Lalu penyeumbang PDB terbesar kedua dalam skala nasional adalah dari sektor pertanian dengan sumbangan PDB mencapai 502,15 triliun rupiah sekitar 13,63% serta disusul oleh Perdagangan besar dan eceran mencapai 477,72 triliun rupiah atau sekitar 12,97%

Alasan Konsumsi Rumah Tangga Mendomisasi PDB

Aliran dana yang dihabiskan untuk Pengeluaran Rumah tangga (RT) nampaknya masih menjadi faktor penting untuk kondisi perekonomian di Indonesia. Data BPS (Badan Pusat Stastistik) mencatat bahwa berdasarkan strukturnya, dana yang dikeluarkan oleh konsumsi rumah tangga (RT) berkontribusi sebanyak Rp 1.394,7 triliun atau jika dipersentasekan mencapai sebesar 55,43% dari total PDB TW II tahun 2018 sebesar Rp 2.603,7 Triliun.
Konsumsi Rumah Tangga

Produk domestik bruto tersebut adalah menurut pengeluaran atas dasar harga yang konstan pada tahun 2010 sepanjang triwulan II pada tahun sebelumnya (YoY). Pencapaian ini adalah pencapaian tertinggi sepanjang Kepemimpinan Presiden Joko Widodo da Jusuf Kalla. Jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, pengeluaran konsumsi Rumah tangga triwulan kedua tahun 2018 juga ikut tumbuh sebanyak 1,54% (QtQ).

Sementara itu, sepanjang semester I tahun 2018 tumbuh sebanyak 5,05% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. seperti yang diketahui, perekonomian Indonepsia pada triwulan II 2018 tumbuh 5,27% jikadibandingkan dengan triwulan II tahun lalu. sementara itu, data dari PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) yang diklasifikasikan berdasarkan pulau, kontribusi yang disumbangkan pulau jawa tetap masih yang tertinggi yaitu mencapai level 58,61% dari total keseluruhan.

Pulihkan Gempa Palu Pertamina Berikan bantuan Solar

Dampak dari Gempa Palu, sejumlah instalasi listrik, jalur pasokan, dan perekonomian pun ikut lumpuh. Lumpuhnya listrik juga berdampak pada kegiatan kesehatan di rumah sakit, untuk itu PT Pertamina (Persero) akan memasok BBM (Bahan bakar Minyak) dengan jenis solar ke Kabupaten Donggala dan Kota Palu Sulawesi Tengah yang dikhususkan untuk genset (generator listrik) Rumah Sakit PLN (PT Perusahaan Listrik Negara) dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah). Langkah ini adalah sebagai upaya lanjutan setelah terjadinya gempa bumi dan jua tsunami pada humat lalu.
Gempa Palu

bahan Bakar solar ini nantinya akan digunakan untuk menunjang operasional rumah sakit. adapun salah satu rumah sakit yang mendapatkan bantuan ini adalah Rumah Sakit Undata Palu. Rumah sakit ini adalah rumah sakit yang tidak hanya melayani pasien sakit tetapi juga banyak korban gempa yang ditangani. Sedangkan jumlah korban yang telah ditangani adalah sebanyak 200 korban gempa dan tsunami.

Untuk saat ini, telah disalurkan sekitar 1500 liter untuk operasional Rumah Sakit Undata Palu. Selain RS Undata Palu, Pertamina juga mengirimkan bantuan BBM berupa solar 2000 liter dan preimum sebanyak 2000 liter untuk kebutuhan operasional RS Parigi yang didistribusikan melalui Deopt Poso.

Efek Gempa Palu Donggala Harus Segera Diperbaiki

Gudang pasokan beras Perum Bulog di Sulawesi Tengah mengalami kerusakan kecil seperti retaknya tembok dan pagar yang roboh. Namun, pasokan Beras Perum Bulog di Sulawesi Tengah nampaknya dalam kondisi aman meski telah terjadi Gempa Palu Donggala yang menggunjang alam di Kapupaten Donggala, Palu dan sekitarnya beberapa hari lalu. Budi Waseso, Direktur Utama Perum Bulog mengatakan bahwa pasokan beras yang ada di Sulawesi Tengah saat ini jumlahnya tercatat sekitae 13000 ton yang artinya, stok ini aman untuk ketahanan pangan selama beberapa bulan kedepan sehingga masyarakat dan pemerintah tidak perlu menkhawatirkan pasokan logistik Beras Perum Bulog, katanya dalam keterangan resmi pada senin (1/10).
Gempa Palu Donggala

Perum Bulog juga berencana mendistribusikan beberapa bantuan kemanusiaan untuk korban yang tertimpa bencana di Sulawesi Tengah. Diperkirakan ada lebih ari 200 ton untuk pasokan provinsi dan 100 ton untuk setiao kabpuaten / kota yang terkena dampak bencana yang akan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan dan tanggap darurat bencana alam dan kerawanan pangan.

Jika bantuan CBP (Cadangan Beras Pemerintah) yang dislaurkannya kurang, pihak perum bulog juga akan menambah jumlah stok sesuai dengan permintahan dari pemerintah. selain itu, perum bulog juga akan mendistribusikan kebutuhan bahan pangan pokok ainnya yaitu seperti daging beku, gula pasir, tepung terigu serta minyak goreng.

Penerbangan Ditunda akibat Gempa Donggala

Gempa Donggala terjadi beberapa hari lalu meninggalkan banyak luka dan harus segera dipulihkan baik perekonomian, kesehatan jiwa dan raga korbannya, serta transportasinya guna menunjang operasional logistik. penerbangan Lion Air Group, yaitu lion air, wings air, dan batik air telah membatalkan beberapa penerbangannya sesuai dengan informasi resmi dari otoritas bandar udara (Notam) dengan nomor H0737/18 seiring dengan penutupan operasional bandara Mutiara Sis Al-jufri pada tanggal 28 September 2018 pukul 19.20 WITA sampai dengan 29 September pukul 19.20 WITA yang diakibatkan oleh gempa bumi pada hari jumat (28/9) lalu.
Gempa Donggala

Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group menagtakan bahawa penerbangan yang semula dijadwalkan pada haru jumat tanggal 28 september 2018 akhirnya dibatalkan, rencananya pada hari tersebut ada 3 penerbangan yang akan lepas landas sebelum akhirnya dibatalkan. Sedangkan pada hari sabtu 29 September 2018 sejumlah penerbangan pun ikut dibatalkan, ada sebanyak 23 Penerbangan yang dibatalkan.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihak Lion Air Group berupaya untuk memberikan sejumlah fasilitas kepada para pelanggannya berupa refund / pengembalian dana sesuai dengan aturan pemerintas untuk kondisi khusus force majeure yang tercantum dalam Peraturan Menteri 185 tahun 2015.

Anak Perusahaan Danareksa Diakuisisi BRI

BRI telah Akuisisi Danareksa dan membeli akak usaha lainnya. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah mengakuisisi PT Danareksa Sekuritas dan juga membeli anak usahanya antara lain yaitu PT Danareksa Investment, PT Danareksa (Persero) dengan jatah saham sebanyak 35%. dengan adanya langkah akuisisi tersebut, maka total nilai pembelian dua anak perusahaan danareksa itu mencapai nilai Rp 819 Miliar.
Akuisisi Danareksa

BRI (Bank Rakyat Indonesia) pada hari kamis lalu (27/9) telah meneken perjanjian jual dan beli saham bersyarat dengan Danareksa guna akuisisi saham Danareksa Sekuritas.Haru Koesmahargyo, Direktur Keuangan Bank BRI mengatakan bahwa banyaknya jumlah saham yang telah diakuisisi adalah sebsar 67% dengan nilai akuisisi sebesar 447 miliar rupiah.

Sebelumnya, Gatot Trihargo Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN menyebutkan bahwa BRI akuisisi 65% saham dari Danareksa Sekuritas. tidak hanya itu, menurut Direktur Keuangan Bank BRI Haru Koesmahargyo, BRI juga telah membeli 35% saham Danareksa Investama Management dengan niali akusiis mencapai 372 miliar rupiah.