Minggu, 30 September 2018

Pengusaha Terkaya Indonesia, Ini Datanya

Orang Kaya atau konglomerat besar di suatu negara menyimbolkan sebuah kesuksesan secara individu dari bisnis atau usaha yang digelutinnya. Saat ini kaum kelas menengah makin tinggi, juga jangan lupakan bahwa di daftar teratas, orang terkaya masih dikuasai oleh nama-nama yang sama. Dalam report yang dikeluarkan Forbes, lima orang terkaya di Indonesia diantaranya adalah Michael dan Budi Hartono yang memiliki perbankan BCA dan Djarum, Chairul Tanjung sang pemilik CT Corp, Sri Prakasih Lohia pemilik Indorama Corporation dan Tahir yang terkenal dengan Mayapada Groupnya.

Orang Kaya
Orang Kaya
Bagaimana orang-orang ini menjadi sukses dan sekaya saat ini semuanya membutuhkan proses yang sangat panjang. Kita tidak bisa dengan mudah mendapatkan kekayaan yang super dahsyat hanya dari kerja keras saja, namun perlu kerja pintar, keberuntungan, relasi, dan intuisi yang baik dalam membaca arah bisnis. Namun apapun itu, tokoh-tokoh orang terkaya di Indonesia ini sudah sepatutnya menjadi contoh yang baik untuk kita semua. Tak ada yang tak mungkin selama kita meyakininya sebagai sesuatu yang mungkin.

Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa serta sumber daya manusia yang melimpah. Jika kita ingin mengembangkan bisnis besar, maka semua hal yang menyangkut dengan ini musti diperhitungkan termasuk proyeksi dalam beberapa puluh tahun mendatang. Sebuah bisnis, apapun itu memiliki potensi untuk sukses, jadi tidak ada kata mustahil untuk membuat semuanya terwujud.

Suku Bunga Bank Indonesia Terbaru

Suku Bunga masih menjadi jamu pemerintah dalam mengintervensi pasar bursa dan perdagangan maupun pergerakan nilai tukar rupiah. Kebijakan penerapan suku bunga yang seimbang dan tetap sasaran sudah menjadi tugas Bank Indonesia sebagai lembaga yang dipercaya untuk melakukan ini. Uniknya, angka suku bunga yang tinggi biasanya bisa kita jumpai untuk negara-negara yang mengalami krisis moneter. Salah satunya adalah yang pernah dialami oleh bangsa kita. Pada tahun 1998 suku bunga sempat melonjak hingga ke angka 70%, sesuatu yang terbilang luar biasa untuk dipahami namun memang benar adanya.

Suku Bunga
Suku Bunga
Suku Bunga menjadi lebih agresif ketika keadaan ekonomi suatu negara membutuhkan pemulihan secara cepat. Seperti saat terjadinya inflasi tinggi, kita tidak bisa terus menerus membiarkan jumlah uang yang beredar terlalu tinggi karena akan mengakibatkan ketidakseimbangan yang membuat kekacauan ekonomi di seluruh negeri.

Situasinya saat ini pemerintah juga masih berupaya untuk menaikkan suku bunga karena dampak rupiah yang masih loyo. Rendahnya nilai tukar rupiah membuat BI dibuat bingung karena mau tidak mau harus melakukan tindakan agar pelemahan tersebut tidak semakin parah. Salah satunya adalah menaikkan atau menurunkan suku bunga yang ada. Namun tak selamanya suku bunga bisa menjadi obat mujarab untuk menghentikan pelemahan, namun perlu ditinjau juga dari berbagai sudut pandang terkait apa yang sebenarnya terjadi di suatu negara.

Permasalahan Komoditas Pangan Harus Diatasi

Jelang Tahun Politik yang segera bergulir yakni seiring pelaksanaan pemilu 2019. Komoditas Pangan menjadi isu hangat yang selalu diperdebatkan. Hal ini lantaran terjadi ketidakakuratan data yang menyebabkan kebingungan tersendiri dari pihak pemerintah dalam hal ini kementerian terkait. Salah satu isu yang paling mencuat adalah terkait beras. Karena kebutuhan RI yang sangat tinggi, pasokan beras nyatanya masih belum mampu untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Oleh karena itu dilakukanlah impor komoditas dari luar negeri.

Komoditas Pangan
Komoditas Pangan
Di satu sisi impor pangan ini masih menjadi perdebatan karena bulog menilai cadangan pangan RI masih lebih dari cukup. Sementara kementerian perdagangan menilai data yang digunakan belum sepenuhnya menjawab keraguan atas potensi kekurangan beras akibat stok yang terus menipis. Hal ini nyatanya bisa menjadi bola panas yang bisa digaungkan di tahun politik nanti, ketersediaan pangan, impor komoditas, serta pemakaian data yang valid akan menjadi salah satu perdebatan alot antar kubu. Termasuk kubu lawan yang memang menantikan celah-celah untuk membuat gebrakan dengan gaya ekonomi yang berbeda.

Kebutuhan akan komoditas di tahun 2019 nyatanya sangat tinggi. Namun pemerintah musti berhati-hati, karena jika tak mempersiapkan dengan benar, maka ini akan menjadi sebuah blunder yang nantinya bisa menggerus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Secara umum, impor komoditas akan menyebabkan dua efek domino yakni neraca yang makin tertekan serta pelemahan mata uang rupiah. Sementara jika tidak melakukan impor, maka sangat dikhawatirkan akan terjadinya inflasi tinggi akibat pasar tak mampu menjawab kebutuhan permintaan. Semoga di tahun politik nanti segala sesuatunya menjadi lebih baik dan tidak hanya saling tuding antar kubu saja.

Menganalisa Data Kini Lebih Mudah

Data menjadi salah satu hal yang tak terpisahkan di jaman sekarang. Saat ini metode untuk menemukan dan mengembangkan data sangat beragam. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih membuat alat-alat analisis data makin beragam. Namun bagaimanakah cara paling efektif dalam mengelola dan Menganalisa Data?

Menganalisa Data
Menganalisa Data
Banyak orang yang bingung ketika harus dihadapkan dengan ribuan data yang tersedia didepan matanya, karena mereka tidak memahami bagaimana membuat data-data tersebut menjadi lebih bernilai dan diproses dengan baik. Cara tercepat untuk menganalisa data tidak hanya menggunakan tools terbaik saja. Namun kita perlu merumuskan bagaimana caranya untuk menjadi lebih efektif dan memiliki nilai yang mampu memuaskan pengguna.

Data menjadi mesin utama dalam dunia yang serba digital seperti saat ini. Dengan anda menguasai data, maka anda akan semakin mudah dalam menentukan tindakan apa saja yang akan anda lakukan dalam beberapa waktu kedepan. Dengan analisa data yang baik dan benar, anda juga akan mampu menghasilkan riset yang lebih powerful dan dihargai oleh pengguna riset tersebut. Data yang beragam akan lebih mudah jika disatukan menggunakan suatu alat modern seperti cloud dan lain sebagainya. Anda bisa mengatasinya dengan bijak, data tidak akan membohongi penggunanya selama dilakukan dengan cara yang valid serta menggunakan metode yang tepat. Jadi, sudahkah anda membuat analisa data dengan baik dan cermat? Jika belum, lakukan sekarang dengan cara yang tepat.

Perkembangan Digital Asia di Indonesia

Predikat sebagai negara Digital Asia memang pantas disematkan untuk Indonesia. Sebagai salah satu negara dengan populasi penduduk besar, Indonesia saat ini hanya kalah dari AS, China dan India untuk penggunaan peralatan teknologi digital. Meski bukan pencipta teknologi tersebut, namun Indonesia adalah pengguna aktif yang sangat besar seperti smartphone, fintech dan lain sebagainya.

Digital Asia
Digital Asia
Raksasa digital asia pantaskah disematkan untuk Indonesia? Secara umum negara ini memiliki penduduk yang sangat reaktif terhadap isu-isu terkini di dunia teknologi. Ditambah pemerintah yang terbuka akan arus globalisasi tersebut membuat segalanya menjadi lebih mudah. Indonesia bukan lagi negara yang tertutup yang membatasi diri dengan dunia luar. Namun kita menjadi negara dengan penetrasi digital yang sangat tinggi sehingga bisa bersaing dengan negara adidaya lainnya.

Namun, apa sih yang menjadi kekurangan Indonesia secara umum? Indonesia masih memiliki keterbatasan terkait orang-orang yg ahli dalam bidang digital. Oleh karena itu dalam beberapa tahun kedepan, sepertinya upgrading skill akan selalu dilakukan di negara ini agar dapat menemukan pengembang, penemu dan pencipta konsep bisnis yang berbasis digital. Saat ini kita sudah menemukan beberapa seperti konsep ojek online yang ditemukan oleh Nadiem Makarim pendiri Gojek. Juga untuk bisnis Fintech sendiri kita menjadi negara dengan user terbanyak di kawasan Asia. tentunya tak salah jika Indonesia menjadi negara yang benar-benar diperhitungkan dalam aspek ini.

Apa saja Efek Negatif Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

Proyek Infrastruktur yang digaungkan oleh pemerintah ternyata memberikan efek domino pada peforma Indonesia dalam berbagai aspek. Salah satunya adalah terkait besarnya defisit transaksi berjalan. Dengan masifnya pembangunan di sektor infrastruktur, otomatis pemerintah memiliki kekuatan untuk berbelanja kebutuhan barang yang diperlukan untuk infrastruktur tersebut. Namun tidak semua kebutuhan dapat tercukupi oleh produk dalam negeri saja, ada banyak komponen lain yang mau tidak mau Indonesia harus melakukan ekspor untuk memperkuat kebutuhan yang sudah ada.

Infrastruktur
Infrastruktur

Dengan makin tingginya impor bahan baku tersebut, secara otomatis membuat neraca perdagangan Indonesia sedikit goyah yang mengakibatkan defisit dan utang yang tinggi. Hal itu nyatanya berdampak pada pelemahan rupiah yang makin parah. Disatu sisi pemerintah semakin optimis dengan capaian pembangunan tersebut maka akan membuat perubahan secara instan di Indonesia, seperti distribusi yang lebih cepat dan membuat Indonesia mampu mengejar ketertinggalannya dari negara lainnya.

Apakah pembangunan infrastruktur ini sepenuhnya salah? saya bisa jawab tidak, karena pastinya pemerintah sudah tahu akan konsekuensi ini dan ayang terpenting dari itu semua adalah untuk tetap menjaga perekonomian indonesia, inflasi dan daya beli masyarakat. Mungkin pembangunan infrastruktur menimbulkan ketidakstabilan secara neraca, namun seharusnya pemerintah memiliki ide lain untuk membuat segalanya masih terlihat stabil dan berjalan ke arah yang benar, dan yang terpenting tidak mengganggu kestabilan negara.

Indonesia Sedang Tren Bisnis Fintech

Dunia digital di Indonesia menghadirkan beragam bisnis yang bergelut didalamnya. Jika kita berbicara tentang Fintech, pastinya kita akan bertanya-tanya mengapa bisnis ini begitu tumbuh subur di Indonesia. Banyak yang mempertanyakan ini. Namun satu hal yang pasti, Fintech telah mendapatkan tempat di hati masyarakat Indonesia. Sebagai salah satu teman pembiayaan, alat digital dll. Fintech mampu menghadirkan kepraktisan yang tidak dimiliki oleh layanan perbankan konvensional.

Fintech
Fintech
Misalnya ketika anda ingin meminjam uang, maka jika anda melakukannya di bank, persyaratannya akan sangat rumit dan prosesnya bisa berhari-hari dan harus datang langsung ke banknya. Namun ketika Fintech masuk, anda bisa mendapatkan uang tersebut dengan cara yang lebih praktis dan segalanya bisa terproses dalam hitungan menit saja. Apa yang membuat semua ini mungkin? Hal ini karena saat ini Indonesia sudah memperbaiki pendataan tiap warganya. Contohnya dengan adanya KTP Elektronik dan NPWP, semua yang kita lakukan secara digital terlacak sehingga memudahkan sistem untuk melakukan penilaian terhadap status anda.

Fintech tumbuh bukan untuk mematikan bisnis Bank, namun memberi opsi alternatif yang bisa dipilih pengguna kedepannya sehingga kembali lagi terhadap faktor kebutuhan. Bunga untuk fintech relatif tinggi, dan lebih tinggi dari bank. Namun ketika anda bisa mendapatkan sesuatu yang lebih cepat dan praktis, maka besaran bunga masih bisa disebut bersaing. Begitu juga dengan Fintech berkonsep toko online, layanan kuliner dan yang lainnya. Semua memiliki idenya sendiri dan bertujuan sama untuk mempermudah transaksi.

Penyelenggaran Asian Games yang Sukses Torehkan Banyak Medali EMas

Asian Games adalah gelaran 4 tahunan yang rutin diadakan negara-negara di kawasan Asia. Di tahun 2018 ini, gelaran akbar ini diadakan di Indonesia dengan Jakarta dan Palembang sebagai kota tuan rumahnya. Ada banyak ekspektasi yang menghampiri selama gelaran Asian Games ini. Salah satunya adalah target-target seperti pencapaian Medali Emas yang masih ingin dipecahkan oleh Indonesia semenjak keikutsertaannya dari tahun 1951.

Medali Emas
Medali Emas
Pada gelaran Asian Games tahun ini Indonesia mendapatkan banyak medali, dan menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah keikutsertaan. Tak lain tak bukan karena kita mendapatkan 31 medali emas, jumlah yang bisa dibilang diluar ekspektasi pemerintah Indonesia. Tak pelak puja-puji masyarakat terhadap para atlet makin membumbung tinggi. Para atlet yang sudah berjuang mempersembahkan gelar untuk Indonesia sudah sepatutnya mendapatkan respect yang lebih tinggi. Apalagi ini adalah suatu prestasi yang besar bila dibandingkan dengan negara-negara lainnya yang memang sudah memiliki amunisi terbaik untuk mendominasi kompetisi ini.

Asian Games kali ini menyugukan pentas Pencak Silat sebagai salah satu ajang yang diperlombakan. Dan menariknya, Indonesia mendapatkan banyak sekali medali dari ajang ini, selain itu ajang lainnya juga menyumbangkan emas yang jika dihitung secara keseluruhan Indonesia menyumbangkan medali yang besar. Bagaimana kita menanggapi hal ini? Tentunya perasaan bangga yang bisa kita rasakan saat ini. Perjuangan para atlet untuk bisa memberikan suatu hal yang bermanfaat dan harga diri perlu diapresiasi oleh kita semua.

Rupiah Terpuruk, Namun Tak Berarti Terjadi Krisis Ekonomi

Krisis Ekonomi adalah suatu keadaan yang tak pernah ingin lagi dihadapi oleh negara kita Indonesia. Pada tahun 1998, krisis ini membuat Indonesia kehilangan kontrol atas harga, inflasi, dan pada akhirnya menggulingkan era kepemimpinan soeharto. Krisis Ekonomi biasanya ditandai dengan melemahnya mata uang yang tak normal, pelemahan ini akibat kegiatan ekonomi yang ada dalam suatu negara mengalami kekacauan. Dan menariknya, hal tersebut seakan terulang di tahun 2008 meskipun tak separah era 1998.

Krisis Ekonomi
Krisis Ekonomi
Penyebab dari adanya krisis ini bisa karena banyak hal yakni faktor internal kondisi negara itu sendiri atau faktor global yang memaksa suatu negara terseret didalamnya. Saat ini di 2018, tepat 10 tahun setelah era krisis ekonomi 2008 berlalu, ekonomi di tahun ini amat begitu sulit diprediksi. Ditambah nilai tukar rupiah yang terus merosot sehingga mengakibatkan banyak kekhawatiran dari orang-orang terkait kemungkinan terjadinya krisis lanjutan seperti yang terjadi di masa lampau.

Namun apakah benar demikian? Banyak hal dan faktor yang bisa menjawab pertanyaan ini. Namun satu hal yang pasti, kondisi real saat ini tak bisa disamakan lagi dengan krisis 10 atau 20 tahun yang lalu ini. saat ini meski rupiah terpuruk ke level paling tinggi, namun inflasi masih mampu ditahan dan gejolak kenaikan harga pangan umumnya terkendali. Lantas apa yang menyebabkan kondisi rupiah ini makin buruk? Hal ini karena terjadi pelemahan ekonomi secara global, dimana bukan hanya rupiah saja yang mengalami penurunan. Namun hampir di semua negara. Jadi bisa dipastikan bahwa krisis ekonomi yang dikhawatirkan tidak mungkin terjadi di tahun ini.

Ketahanan Pangan Nasional Sangat Krusial di Tahun Politik

Tahun politik menjadi masa paling krusial bagi pemerintahan Jokowi-JK dalam upaya mengemban amanat yang ada, yakni menjaga stabilitas pangan dan inflasi negara. Ketahanan Pangan menjadi salah satu faktir yang krusial karena rawan dipolitisasi. Suhu politik makin tinggi dari waktu ke waktu dan permasalahan negara akan makin kompleks, setiap kesalahan pemerintah akan dieksploitasi pihak oposisi sehingga akan sangat kompleks dalam mengurus setiap detil permasalahan. Terkait pangan, pemerintah sepertinya tidak akan mengabaikan apapun, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan akan langsung berdampak ke ekonomi negara serta besar kecilnya inflasi.

Ketahanan Pangan
Ketahanan Pangan
Komoditas pangan memiliki andil yang cukup besar pada tingkat kemiskinan suatu negara. Jika pemerintah ingin memastikan segalanya berjalan lancar tanpa hambatan, maka akan lebih baik untuk tetap memberikan kebijakan yang agresif terkait pangan. Terutama karena pangan ini akan berpengaruh terhadap kemampuan daya beli masyarakat seperti ketika harga suatu makanan naik, maka akan berimbas pada yang lainnya yang bisa mengakibatkan inflasi yang tinggi.

Ketika suatu negara mengalami inflasi yang tak terkontrol, maka akan sangat sulit untuk melakukan intervensi. Maka dari itu pemerintah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengawasan terhadap produk komoditas, menjaga harga pangan, dan senantiasa perlu menjaga pasokan di gudang. Untuk kebijakan impor, tidak ada yang salah selama bertujuan positif dan benar-benar menjadi sebuah kebutuhan dari banyak orang. Tahun politik tiba, namun kewajiban tetaplah harus diprioritaskan.

Pilpres 2019 di Depan Mata, Tim Kampanye Jokowi Makin Kompak

Tim Kampanye Jokowi - Ma'ruf Amin semakin banyak mendapatkan dukungan, kali ini dukungan tersebut datang dari kalangan pengusaha muda, yakni Ketua Kadin Indonesia Rosan Roeslani dan Bahlil Lahadalia. Kedua tokoh ini merupakan tokoh yang sangat berpengaruh di kalangan pengusaha. Hal ini sejalan dengan visi Jokowi untuk lebih meningkatkan program perekonomian yang lebih baik dari yang sudah dicapai di periode pertama.

Tim Kampanye Jokowi
Tim Kampanye Jokowi
Bergabungnya dua tokoh ini dapat menjadi kekuatan baru bagi Jokowi-Ma'ruf dalam upaya memenangkan Pilpres 2019 nanti. Hal ini karena pasangan ini akan mendapatkan banyak masukan dalam upaya untuk memberikan program ekonomi baru. Dalam wawancaranya, Rosan berbicara bahwa bergabungnya dia di kubu Jokowi-Maruf adalah upaya untuk memberikan masukan terkait dunia ekonomi dan perdagangan yang dia selalu geluti setiap harinya. Sektor riil menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan standar kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf ini memang semakin komplit setelah sebelumnya nama-nama besar seperti erick Thohir juga masuk dalam jajaran. Di 2019 nanti Jokowi akan mendapatkan perlawanan sengit dari pasnagan Prabowo-Sandiaga yang juga sangat menguasai sektor bisnis dan perdagangan ini. Akankah Pilpres nanti akan kembali menyuguhkan pertarungan yang sengit seperti pada pilpres 2014 kemarin? Tentu saja apapun itu, kita semua memprioritaskan pilpres dapat berlangsung damai, tertib dan kampanye berjalan dengan fair atau tidak ada kecurangan.

Investasi Pertanian dengan Metode Paling Aktual

Perum Bulog memberikan usulan kepada pemerintah untuk membuat semacam investasi pertanian atau dalam hal ini membuat cadangan beras yaang berada di luar negeri. Ketahanan pangan adalah salah satu kunci dari bulog untuk meningkatkan taraf level pengelolaan pangan seperti yang sudah dilakukan oleh negara-negara maju seperti cina, jepang dan australia. Ketahanan pangan menjadi prioritas utama karena dalam beberapa tahun terakhir kita sering meributkan terkait kebijakan impor beras untuk pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

Investasi Pertanian
Investasi Pertanian
Produksi dalam negeri yang masih terbatas memaksa pemerintah melakukan impor sebagai bentuk untuk menghindari terjadinya krisis pangan atau inflasi akibat permintaan yang tinggi. Dengan adanya investasi pertanian di luar negeri. Tentu tujuan utamanya adalah mempermudah Bulog dalam melakukan manajemen pangan karena jika sewaktu-waktu cadangan beras di dalam negeri mulai menipis, maka bisa digantikan dengan cepat.

Banyak yang menanggapi positif usulan ini karena memang menjadi salah satu stimulus untuk mengurangi ketegangan yang terjadi akhir-akhir ini terkait impor beras. Data yang digunakan oleh masing-masing pemangku kebijakan ditanyakan validitasnya sehingga karena berhubungan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat, maka pemerintah tidak mau mengambil resiko dan pada akhirnya memilih untuk melakukan impor dengan jumlah yang cukup besar. Investasi Pertanian sudah semestinya dilakukan sejak awal, agar tidak ada lagi kebingungan ketika kebutuhan dalam negeri terus meningkat seiring bertambahnya populasi Indonesia.

Arlinda : Pemerintah Targetkan Barang Kebutuhan Jamaah Haji

Pemerintah Indonesia berencana membuat kebijakan untuk mendorong peningkatan nilai ekspor ke Arab Saudi, salah satu cara untuk mendukung kebijakan ini adalah dengan memanfaatkan penjualan produk - produk kebutuhan jamaah haji dan umrah Indonesia. Kemudian Kementerian Agama berupaya untuk mendorong potensi nilai ekspor ke Arab Saudi yang pernah menurun slama empat tahun terakhir belakangan ini.

Jamaah Haji
Jamaah Haji
Arlinda, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan menyatakan bahwa dengan banyaknya jumlah jemaah haji dan umrah asal Indonesia maka bosa dipertimbangkan sebagai suatu peluang pasar dan peningkatan bagi komoditas Nasional. Arlinda berujar "Ini menjadi peluang yang sangat baik untuk meningkatkan ekspor Indonesia," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta (24/9).

Sementara itu, Kementerian perdagangan menilai tren ekspor Nasional ke Arab Saudi periode 2013 sampai dengan 2017 sempat menurun sampai sebesar 8,98% yang dibarengi dengan turnnya tren neraca perdagangan Indonesia. Penyebabnya adalah suatu sistem penyediaan barang - barang kebutuhan jemaah Haji dan Umrah Nasional selama menetap di Arab Saudi telah dilakukan melalui serangkaian penunjukan langsung dengan menggunakan mekanismeseleksi.

Beragam Indikator Kesejahteraan Petani

Kesejahteraan Petani Indonesia merupakan isu yang sangat menarik untuk diungkap, karena Indoensia sebagai negara Agraris yang sebagian penduduknya berprofesi dan menggantungkan hidup sebagai petani. Namun sangat disayangkan, nasib petani ibu pertiwi seakan tidak banyak membuahkan perubahan seiring dengan berjalannya waktu dari tahun ke tahun. hal ini tercermin dari Indikator Kesejahteraan Petani, yaitu NTP (indeks Nilai Tukar Petani) yang semakin cenderung bergerak horizontal seperti yang terlihat pada grafik dibawah ini.

Kesejahteraan Petani
Kesejahteraan Petani
Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) Indonesia mencatatkan Nilai Tukar Petani (NTP) pada bulan AGustus 2018 hanya berada di level 102,56 hal ini berarti turun sebesar 0,49% dari posisi akhir tahun 2017. Berarti, ini mengindikasikan bahwa daya beli / kesejahteraan kaum petani sepanjang tahun 2018 ini turun 0,49%. sementara itu, upaha rata - rata riil yang diterima buruh di sektor pertanian pada bulan Agustus 2018 saja hanya sebesar 37,863 Rupiah per hari, naik 0,95% dari posisi akhir tahun 2017. Adapun penyebab Indikator Kesejahteraan Petani belum bisa bergerak positif secara signifikan dikarenakan harga jual produk pertanian tidak menguntungkan para petani, Rendahnya upah buruh tani, serta minimnya lahan yang dimiliki.

LSP : Kenaikan Suku Bunga Valuta Asing Lebih Tinggi Dibanding Rupiah

Kenaikan Suku Bunga yang dinaikan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah mengalami tiga kali kenaikan suku bunga. Akan tetapi hal itu sudah sesuai dengan Kebijakan Kenaikan suku bunga acuan BI 7-day rate yang telah mencapai 100 bpd atau menjadi 5,5%. Rapat yang dilaksanakan pada tanggal 10 September 2018 oleh Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) telah melakukan evaluasi serta meanikkan suku bunga pinjaman untuk produk simpanan dalam mata uang rupiah serta mata uang asing pada Bank UMUM, dan BPR (Bank Perkreditan Rakyat).

Kenaikan Suku Bunga
Kenaikan Suku Bunga
Sementara itu, Lembaga penjamin simpanan (LPS) menaikan suku bunga penjamin 3 kali hanya dalam kurun waktu sepanjang tahun 2018 saja. kenaikan ini mengikuti acuan dari BI 7-day Reserve Repo Rate yang naik menjadi 5,5% atau setara naik 100 BPS. Suku bunga penjamin yang dalam valuta luar naik 125 bps sehingga naik menjadi 2% lebih besar daripada kenaikan suku bunga rupiah. Sementara itu, suku bunga mata uang rupiah pada bank umum naik menjadi 6,5% atau naik setara dengan 75 bps, lalu untuk suku bunga rupiah BPR juga mengalami kenaikan 75 bps sehingga menjadi 9% hanya sepanjang tahun 2018.

Potret Penduduk di Jawa Timur

Jawa Timur adalah wilayah yang cukup luas dengan kepadatan penduduk yang tinggi. Bila dibandingkan dengan beberapa provinsi padat penduduk lain di Indonesia, Jawa Timur ini memiliki lebih banyak kota yang mendukung untuk industri, hunian dan pariwisata. Tak heran jika Jawa Timur ini menjadi wilayah yang paling merata penyebaran penduduknya dan juga konsentrasinya yang tidak hanya di kawasan ibukota wilayah saja. Surabaya menjadi kota yang paling banyak dihuni yang merupakan kota terpadat kedua setelah Jakarta untuk negara Indonesia.

Jumlah Penduduk Jawa Timur
Jumlah Penduduk Jawa Timur
Berdasarkan data proyeksi penduduk Indonesia yang dilakukan oleh BPS pada tahun 2013, jumlah penduduk jawa timur saat ini mencapai 37,47 juta yang akan naik hingga 40 juta di tahun 2020 nanti. Ledakan jumlah penduduk di Jawa Timur sebenarnya menurun akibat meningkatnya taraf hidup masyarakat seperti pendidikan yang lebih baik, pelaksanaan program KB serta gaya hidup yang lebih terkontrol.

Jawa Timur telah lama menjadi potret pelaksanaan program pengendalian penduduk oleh pemerintah karena jumlah populasi yang ada saat ini sangat tinggi. Jadi jika tidak ada kontrol melalui berbagai program variatif pemerintah, ditakutkan jawa timur akan menjadi wilayah yang tak terkontrol secara sumber daya manusia sehingga akan mengancam kesejahteraan masyarakatnya itu sendiri. Berdasarkan gender, perempuan masih mendominasi dengan jumlah penduduk yang sebesar 20,19 juta jiwa, sementara laki-laki akan mencapai jumlah 19,69 juta jiwa di tahun 2020. Kemudian dari usia muda, jawa timur memiliki angka yang tinggi yakni sebesar 21,9% sedangkan usia produktif mencapai 69.5%.

Kepadatan Penduduk Jawa Tengah di 10 Tahun Mendatang

Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi yang memiliki laju pertumbuhan penduduk yang tinggi bila dibandingkan dengan provinsi lainnya di pulau jawa. Meski luas wilayahnya tak sebesar Jawa Timur, namun Jawa tengah saat ini memiliki jumlah penduduk sebesar 32,44 juta jiwa atau salah satu dari yang terpadat di Indonesia. Secara proyeksi pertumbuhan, menurut BPS untuk wilayah jawa tengah akan bertambah sekitar 14,8 juta jiwa pada 25 tahun mendatang. Sebuah angka yang bisa digolongkan tinggi.

Jumlah Penduduk Jawa Tengah
Jumlah Penduduk Jawa Tengah
Jika berbicara tentang umur, populasi usia muda di jawa tengah menjadi salah satu yang tertinggi dengan jumlah mencapai 26 juta jiwa. Semarang merupakan kota yang memiliki kepadatan penduduk tertinggi dan kemungkinan akan meningkat hingga 50% pada 25 tahun mendatang.

Proyeksi Jumlah Penduduk Jawa Tengah ini merupakan perkiraan dari BPS dan kemungkinan bisa berubah atas kondisi tertentu seperti banyaknya migrasi atau faktor kelahiran dan kematian. Data sensus menjadi salah satu yang digunakan pada untuk memproyeksikan jumlah penduduk di jawa tengah ini. Di jawa tengah untuk rasio gender, wanita masih mendominasi ketimbang laki-laki untuk kondisi saat ini. Meskipun begitu, penduduk jawa tengah merupakan salah satu yang paling aktif diantara provinsi lainnya. Jawa tengah menjadi rumah bagi banyak orang, dan kesejahteraannya saat ini selalu ditingkatkan, banyaknya jumlah penduduk harusnya sebanding dengan kesejahteraan masyarakatnya.

Penduduk Jawa Barat Akan Meningkat 32% di Tahun 2035

Jawa Barat merupakan salah satu provinsi terpadat di pulau jawa dengan jumlah penduduk di angka 46.7 juta di tahun 2015. Jumlah Penduduk Jawa Barat diperkirakan akan meningkat hingga 57.1 juta di tahun 2035 yang disebabkan oleh pertumbuhan penduduk tahunan hingga beberapa faktor lainnya seperti imigrasi dan percepatan pembangunan wilayah hunian.

Jumlah Penduduk Jawa Barat
Jumlah Penduduk Jawa Barat
Menurut data BPS, Jumlah Penduduk Jawa Barat akan mengalami pertumbuhan sekitar 32 persen pada kurun waktu 25 tahun mendatang. Laju pertumbuhan poplasi tersebut sekitar 1,56% per tahun dan akan terus menurun hingga 0,69% pada tahun 2035. Secara umur, 68,2% penduduk jawa barat ada di usia produktif yakni 15-64 tahun sedangkan sisanya merupakan usia muda 0-14 dan diatas 65 tahun.

Jika berbicara mengenai gender, maka jawa barat hampir seimbang antara penghuni laki-laki dan wanita dengan laki-laki unggul tipis di angka 50,2% pada tahun 2035. Jumlah penduduk jawa barat ini masih menjadi prediksi dan ada kemungkinan akan lebih besar atau lebih kecil tergantung dengan bagaimana siklus berjalan. Namun dengan luas provinsi yang ada, kepadatan penduduk di wilayah barat jawa ini akan semakin padat oleh karena itu tata ruang dan pemaksimalan lahan perlu untuk diperbaiki. Jawa Barat juga merupakan wilayah penyangga Ibukota Jakarta dengan Bekasi dan Karawang yang saat ini menjadi wilayah industri yang sangat padat.

Peran Dunia Digital dalam Revolusi Industri 4.0

Revolusi Industri 4.0 adalah salah satu bahasan paling sering ditemukan di 2018 ini. Salah satu hal utama yang menjadi tema pembahasan adalah banyaknya potensi profesi yang bisa ditemukan di era industri yang paling baru ini. Revolusi Industri kali ini membuat teknologi yang diterapkan di dunia industri semakin canggih sehingga disatu sisi mengkhawatirkan karena banyak tenaga kerja yang terpangkas karena pengurangan tenaga kerja yang diakibatkan oleh mesin-mesin yang lebih canggih.

Revolusi Industri 4.0
Revolusi Industri 4.0
Munculnya profesi baru lebih banyak datang dari sektor jasa, adanya revolusi industri dan berkembangnya teknologi informasi era digital membuat lapangan kerja yang tersedia semakin banyak sehingga masyarakat bisa beralih ke sektor ini. Masyarakat mungkin sangat mengkhawatirkan terjadinya pengangguran massal karena pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh manusia dapat digantikan oleh mesin dan robot. Akan tetapi bank dunia dalam risetnya memberikan data bahwa jumlah pengangguran global tak pernah sesignifikan seperti era tahun 90an yang pernah terjadi begitu besar.

Jadi bisa disimpulkan bahwa revolusi industri yang ada sekarang telah diimbangi dengan kemajuan lainnya yakni di dunia digital yang masih memiliki banyak tempat baru untuk disinggahi, namun apapun itu, pekerjaan tetaplah menjadi kebutuhan utama dari masyarakat, karena dengan bekerja, mereka dapat mencukupi segala kebutuhan harian hingga mampu meningkatkan taraf ekonomi dan daya beli secara umum.

Holding Migas Maksimalkan Potensi Bisnis PGN

Pembentukan Holding Migas menjadi salah satu hal yang menarik perhatian banyak pihak. Tujuan dari adanya holding ini adalah memperbaiki konsolidasi antar BUMN agar pekerjaan menjadi lebih efisien sehingga mampu meningkatkan penugasan terhadap setiap sumber daya alam yang ada.

Holding Migas
Holding Migas
Adanya informasi terkait holding migas ini menaikkan harga saham PGN yang semakin bergeliat di pasar saham. Tentunya dengan semakin naiknya harga saham pgn ini akan mempermudah bisnis PGN kedepannya. Dan pada akhirnya kebijakan holding migas diharapkan akan mampu menurunkan beban operasional yang selama bebera waktu menjadi momok bagi perusahaan. Dengan adanya holding migas ini, kedepan tak perlu ada lagi investasi ganda yang memakan banyak biaya sehingga cukup membangun satu basis yang bisa digunakan untuk anak perusahaan dari PGN.

Manfaat lain dari adanya holding migas ini nantinya adalah biaya yang dihasilkan yang akan lebih murah hingga ke tangan konsumen. Makin rendah biaya operasional, diharapkan akan mempermudah bagi PGN dalam menurunkan harga jualnya di pasaran.

PLN Keberatan Kenaikkan Harga Batu Bara DMO

Batasan harga batu bara akan coba diimplementasikan oleh pemerintah karena menimbang beberapa hal seperti kenaikkan harga batu bara dalam negeri serta dampaknya terhadap para pelaku industry ini juga pemakainya. Harga komoditas yang terus meroket sejatinya menjadi berkah tersendiri untuk produsen batu bara nasional. Namun, kenaikkan harga batu bara tak selamanya menjadi kado positif untuk suatu perusahaan. PLN menjadi perusahaan negara yang kegiatan produksinya bergantung pada batu bara sebesar 60%. Dan kenaikkan ini memaksa membengkaknya biaya yang lebih tinggi ditengah target yang semakin sulit untuk dicapai.

Batu Bara
Batu Bara
Padahal, pemerintah sudah mencoba mengimplementasikan untuk menaikkan rasio elektrifikasi nasional yang saat ini masih rendah, maka batu bara menjadi kebutuhan pokok yang bisa mengubah situasi dari bisnis PLN. Agar tidak semakin merugi, PLN meminta pemerintah menetapkan patokan harga batu bara dalam negeri, dengan rincian harganya berkisar di angka US$60 oer metrik ton untuk batas bawah dan US$70 untuk batas atas.

Penetapan batasan harga batu bara DMO ini nyatanya memicu protes dari para emiten batu bara, terutama karena porsi penjualan didalam negeri yang cukup tinggi, Sehingga dikhawatirkan dengan adanya penetapan harga dibawah pasar ini, akan mempengaruhi potensi pendapatan maksimal yang seharusnya bisa didapatkan, Bagaimana solusi dari pemerintah? Hal ini akan coba dirumuskan kembali oleh pemerintah bersama kementerian terkait.

Mengatasi Pelemahan Rupiah dan Defisit Neraca Pembayaran

Neraca Pembayaran menjadi salah satu hal yang mempengaruhi pergerakan pergerakan nilai tukar rupiah saat ini. beragam solusi untuk meningkatkan nilai tukar rupiah, salah satunya adalah dengan menaikkan nilai ekspor dan menurunkan nilai impor.  langkah - langkah ini akan membawa efek positif unutk memperbaiki neraca transaksi berjalan. selain itu, langkah lainnya adalah harus memasukan modal baik dalam  investasi langsung (FDI) maupun investasi di pasar keuangan.

Neraca Pembayaran
Neraca Pembayaran
Disisi lain, seharusnya jika rupiah melemah aka produksi ekspor secara otomatis menjadi lebih kompetitif. karena dalam jangka pendek saja, ongkos untuk memproduksi menjadi tetap sehingga eksportir dapat menjual produk dengan harga yang jauh lebih murah. Namun disini terjadi fenomena ketika rupiah melemah, biaya untuk bahan baku menjadi ikut naik, efeknya sehingga belum tentu ekspor barang jenis manufaktur menjadi lebih murah. hasilnya, kecanduan terhadap impor barang modal dan bahan baku ini menjadikan sektor manufaktur tidak bisa memaksimalkan menfaat pelemahan rupiah. Meningkatkan ekspor berarti juga mendongkrak pemasukan devisi dari sektor pariwisata. maka ketika rupiah melemah, maka seharusnya berpergian ke tempat wisata loka Indonesia menjadi murah.

Tak Capai Target, Blok Rokan Tergeser Blok Cepu

Tergeser blok Cepu, Posisi Blok Rokan sebagai penyumbang lifting terbesar tergeser. Pimpinan Divisi Program dan Komunikasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wisnu Prabawa Taher mengungkapkan bahwa produksi blok rokan yang dimulai tahun depan turun sampai ke level 180 ribu barel per harinya (bph).

Blok Rokan
Blok Rokan
Sedangkan produksi untuk periode tahun ini targetnya hanya 213.551 bph. Blok Rokan yang berlokasi di Riau ini, sekarang tidak lagi menjadi andalan utama dalam meningkatkan target produksi minyak mentah yang siap jual (lifting) di tahun 2019. padahal, pada kenyataannya dalam beberapa tahun belakangan ini, blok yang saat ini dikelola oleh Chevron Indonesia dan akan dialihkan ke Pertamina pada tahun 2021 itu menjadi tumpuan utama dalam mengejar target lifting. penurunan produksi itu, menurut Wisnu adalah suatu kejadian yang sangat alamiah karena blok tersebut sudah emmasuki usia yang senja dan tergolong tua untuk ukuran kilang minyak yaitu sudah lebih dari 50 tahun diproduksi.

Strategi Rebutan Ulama Demi Gaet Suara Muslim di Pilpres 2019

Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor urut 1 petahana Joko Widodo dan Ma'ruf Amin meupun paslon nomor urut 2 calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno masing - masing saling berupaya untuk menarik ulama masuk kedalam barisannya. Representasi ulaa yang diperebutkan oleh dua kandidat karena dianggap mampu dan dapat menarik suara muslim secara signifikan dalam pesta demokrasi Pemilihan Presiden 2019.

Suara Muslim
Suara Muslim
Strategi yang dilakukan kubu petahana nomor urut satu joko  widodo adalah dengan menggaet Ketua Majelis Ulama Indoneisa Ma'ruf Amin sebagai wakilnya. Amin Ma'ruf adalah seorang ulama yang sangat kondang karena menjabat sebagai Keltua MUI sekaligus menjadi Rais A'am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Sedangkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menggunakan strategi dnegan membawa representasi ulama melalui dukungan yang diberikan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama melalui forum Ijtimak Ulama II. Bahkan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid memberikan sematan sebagai Ulama kepada Sandiaga Uno.

Potensi Kenaikan Harga Pakan Ternak Dipengaruhi Harga Jagung

Efek kenaikan harga Jagung akan sangat berpotensi untuk turut meyeret laju harga jual pakan ternak. Hal ini dikarenakan jagung adalah bahan utama yang sangat penting dalam pembuatan paka ternak, jagung berkontribusi hampir sebesar 50% dalam biaya yang diperlukan untuk memproduksi pakan ternak. Oleh karena itu, Pihak pemerintah pusat diminta untuk mengontrol harga jagung dengan tujuan agar harga jagung teta[ terkendali. BKP (Badan Ketahanan Pangan) Kementerian Pertanian mencatatkan pada saat ini harga jagung telah mencapai 5.380 rupiah per kilogram di tingkat kaum petani.
Harga Jagung

sementara itu, harga jual jagung diranah eceran rata - rata adalah sebesar 6.320 rupiah per kilogram, harga tersebut naik dari yang seharusnya harga jagung eceran Rp 4ribu per kilogram. hal itu telah tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 27 Tahun 2017. aturan tersebut juga menjadi acuan sebagai penetapan harga jagung ditingkat petani dengan menghitung persentase kadar airnya. Yoseph, epala Seksi Hasil Peternakan, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan mengatakan bahwa komposisi pakan ternak telah mengalami kenaikan.

PT Garuda Indonesia (Persero) BUMN Indonesia Mendunia

Badan Usaha Milik Negara BUMN Indonesia semakin melebarkan sayap ke seluruh duia melalui perluasan pasar, kerjasama, maupun pengembangan aset. persaingan Internasional semakin kompetitif sehingga mendorong perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melebarkan sayapnya keseluruh pelosok dunia. berbagai cara pun dilakukan untuk menunjang ekspansi ke seluruh penjuru dunia, mulai dari perluasan pasar, pengembangan aset, maupun kerjasama. pengembangan pasar ini dimaksudkan untuk meningkatkan keuntungan perusahaan sehingga dapat memberikan nilai positif pada nama Bangsa Indonesia pada level Global.

BUMN Indonesia
BUMN Indonesia
Adapun beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melakukan ekspansi pasar antara lain adalah PT Garuda Indonesia (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Kimia Farma (Persero), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero). perluasan pasar yang dilakukan ke seluruh penjuru dunia seperti Amerika Serikat, Australia, maupun Republik Rakyat Tiongkok. Disamping itu, ekspansi bisnis juga dilkukan dengan membentuk suatu kerjasama dengan mitra internasional seperti yang telah dilakukan PT Wijaya Karya (Persero). Perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi tersebut telah memulai kerja sama internasional dnegan rekanan di Aljazair.

KPK Mengaudit Pencegahan Korupsi Pengadaan Alat Pertanian

Amran Sulaiman, Menteri Pertanian tengah mengundang KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk turut mengklarifikasi adanya isu tidak sedap yang terjadi pada tubuh kemeterian pertanian. isu tersebut adalah adanya korupsi pengadaan alat dan mesin pertanian (Alsintan). Menurut Menteri Pertanian, Amran dengan diadaknnya agenda tersebut bertujuan agar sinergi itu bermanfaat untuk mencegah adanya korupsi dan juga memverifikasi penggunaan anggaran - anggaran yang telah digunakan oleh Kementerian Pertanian. Amran Berujar “Untuk pencegahan, utamanya mengecek anggaran yang sudah disalurkan khususnya alat mesin pertanian. Kami ingin semua terbebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme” (25/9).
Korupsi Pengadaan

Menurut Menteri Pertanian tersebut, Kementan dan Komisi Pemberantasan Korupsi sudah bekerja sama untuk terus mengawasi kinerja bidang pertanian sejak pada tahun 2015. Amran juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk segera melaporkan jika mempunyai informasi yang terkait dengan adanya tindakan penyelewengan ataupun penyelahgunaan anggaran Kementerian Pertanian. Jika laporan tersebut terbukti, maka Kementerian Pertanian tidak segan untuk menindak tegas oknum Kementan yang melakukan tindakan penyelewengan anggaran tersebut.

Intervensi Pasar, Obat Kuat untuk Rupiah

Jangan panik dan menyamakan dengan krisis 1998 ujar Darmin Nasution Menteri Koordinator Perekonomian "Jangan bandingkan sekarang dengan 20 tahun lalu. saat itu berangkatnya dari Rp. 2.800 ke Rp. 14.000" disamping itu, Pemerintah punya langkah startegis sebagai Obat Kuat untuk Rupiah.

Obat Kuat
Obat Kuat
Saat ini nilai tukar mata uang Indonesia, Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat emngalami penurunan mencapai titik terendahnya dalam periode 20 tahun terakhir. pada level ini, memasuki titik level psikologis yang baru, yaitu hampir mencapai nilai Rp. 15.000 per 1 Dollar Amerika Serikat. Merespon kondisi tersebt, Pemerintah pusat melakukan berbagai serangkaian upaya penguatan yang dimulai dari intervensi pada pasar, hingga melakukan kebijakan pengendalian impor. tidak hanya itu, pemerintah juga berharap masyarakat ikut andil dalam penguatan nilai tukar rupiah.

berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi penurunan nilai rupiah antara lain, salah satunya adalah tidak menanggapi krisis tersebut dengan panik apalagi menyamakan kondisi perekonomian saat ini dengan krisis yang terjadi pada 1998. selain hal tersebut, usaha lain yang dapat dilakukan  untuk memperkuat nilai tukar rupiah adalah dengan cara menunda perjalanan ke luar negeri. Ekonom Bank Permata, Josua Pardede berujar bahwa masyarakat Indonesia harus lebih memprioritaskan wisata domestik daripada ke luar negeri.

Tinggalkan Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi Koperatif Selama Transisi

Joy Wahyudi kini resmi meninggalkan Indosat, Joy wahyudi yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Indosat ini akhirnya positif untuk berpisah. nantinya, selama masa transisi Joy akan memastikan bahwa akan terus bekerja sama dengan pihak Indosat ooredoo agar tetap menjaga kelangsungan bisnis beserta proyek - proyek yang saat ini sedang berjalan. Alasan pribadi adalah faktor yang menyebabkan Joy Wahyudi mantap unutk mengundurkan diri dari posisinya sebagai Direktur Utama dan CEO PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo).
Joy Wahyudi

Berdasarkan informasi resmi yang dirilis oleh pihak Indosat disitus resmi miliknya, Perubahan Pemimpin ini berpapasan dengan beragam rencana Indosat untuk menjalankan program transformasi yang penting guna menggenjot pengembangan di ranah pasar telekomunikasi Indonesia.

Waleed Al Sayed berujar "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Joy Wahjudi atas kontribusinya yang berharga selama masa jabatannya di pucuk kepemimpinan Indosat Ooredoo," katanya sebagai Komisaris Utama Indosat Ooredoo dalam siaran persnya. Perusahaan telekomunikasi aksasa ini emmang berencana untuk menyelenggarakan RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) pada 17 Oktober 2018.

Bonus Demografi Indonesia Terancam Stunning

Indonesia pada tahun 2030 diperkirakan akan mengalami puncak bonus demografi. Namun, bonus demografi tersebut terancam sia-sia. karena hingga sampai pada tahun 2017 saja, kasus Stunting (kerdil) yang terjadi kembali menunjukan peningkatan. Pada lima tahun terkahir saja, berbagai usaha penurunan kasus kerdil di Indonesia bisa dibilang cukup lambat yaitu hanya bertahan diangka 27% sampai dengan 29% saja. sedangkan menurut organisasi kesehatan dunia, World Health Organization (WHO), kasus masalah kesehatan masyarakat dapat dianggap bermasalah jika prevelansi stunting mencapai lebih dari 20%. hal ini berarti dalam skala Nasional, masalah stunting yang terjadi di Indonesia terglong parah atau kronis.

Bonus Demografi
Bonus Demografi
Merujuk pada data Kementerian Kesehatan Indonesia, permasalahan pada Gizi Balita yang paling dominan pada saat ini adalah kasus stunning. Besarnya penderita stunning ini lebih tinggi dari kasus kekeurangan gizi, kekurusan, dan kegemukan. stunning dipercaya dapat menyebabkan menurunkan kemampuan kognitif anak yang disertai dengan terhambatnya perkembangan fisik anak. Kondisi rendahnya kemampuan intelektual anak diindikasikan dapat melemahkan daya saing dan kualitas SDM (sumber Daya Manusia) Indonesia dimasa yang akan datang.

Jumlah Penduduk Indonesia Didominasi Laki - Laki

Jumlah penduduk Indonesia menurut proyeksi Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) yang diprediksi pada tahun 2013, bahwa pada tahun 2018 lonjakan Jumlah penduduk Indonesia akan mecapai 265 juta jiwa. dari jumlah tersebut, sebanyak 133,17 juta jiwa berjenis kelamin laki - laki, dan sebanyak 131,88 juta jiwa berjenis kelamin perempuan.

Jumlah Penduduk Indonesia

Sedangkan jika dikelompokan berdasarkan umur, jumlah penduduk yang masuk dalam kategori anak - anak dengan rentang usia 0 sampai dengan 14 tahun mencapai 70,49 juta jiwa atau mencapai sekitar 26,6% dari total populasi nasional. Sedangkan untuk jumlah populasi yang masuk kedalam kategori usia produktif dengan rentang usia antara 14 sampai dengan 64 tahun sebanyak 173,13 juta jiwa atau sebesar 67,6% dari total populasi dan populasi dengan kategori usia lanjut dengan rentang usia 65 tahun keatas adalah sebanyak 85,89 juta jiwa penduduk atau sekitar 5,8% dari total jumlah penduduk indonesia.

Dari hasil proyeksi diatas, banyaknya jumlah kelahiran pada tahun 2018 menjangkau 4,81 juta jiwa. disisi lain, jumlah kematian mencapai 1,72 juta jiwa.

Persepsi Indeks Anti Korupsi

Perilaku Anti Korupsi menjadi hal yang sangat diinginkan oleh Indonesia untuk dinaikkan tingkatnya. Saat ini di tahun 2018 berdasarkan data BPS, Indeks tersebut sebesar 3,66 atau merosot dibanding tahun sebelumnya yang naik di kisaran 3,71. Apa penyebabnya? dalam beberapa data menunjukkan bahwa indeks ini banyak dipengaruhi oleh faktor pendidikan dan rasa tahu dari tiap-tiap orang yang terlibat didalamnya. Seperti contohnya ketika kita berbicara terkait urusan birokrasi, maka orang dengan sedikit pendidikan akan lebih banyak memaklumi kegiatan yang bersifat korupsi seperti suap terhadap oknum, kolusi hingga nepotisme.

Anti Korupsi
Anti Korupsi
Namun, jika dilihat dari data orang dengan pendidikan makin tinggi seperti lulusan SMA dan diatasnya, mereka sudah mau ikut andil untuk bersikap lebih baik dalam memerangi tindakan korupsi di lingkungannya. Di tahun 2019, pemerintah menargetkan indeks anti korupsi ini bisa naik ke level 4 dengan berbagai strategi seperti perbaikan pendidikan secara menyeluruh hingga aspek lainnya. Dalam praktiknya, kegiatan yang masuk dalam ranah tindakan korupsi terkadang menjadi sesuatu yang wajar atau lumrah di masyarakat.

Contohnya ketika kita melihat pengguna motor/mobil yang ditilang polisi karena mereka tak tertib, maka masih seringkali ditemui kasus suap ke polisi atas penilangan tersebut sehingga prosesnya lebih cepat ketimbang mengikuti prosedur yang sehausnya. Hal-hal ini merupakan sesuatu yang banyak dilupakan orang-orang karena menganggapnya sepele. Dengan pembenahan yang lebih baik, seharusnya Indonesia memiliki angka yang lebih baik agar budaya negatif bisa dikurangi dan dihilangkan.

Kenapa Tiongkok jadi Importir Terbesar Bagi Indonesia ?

Republik Rakyat Tiongkok masih bertahan menjadi juara importir terbesar bagi Indonesia. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan nilai impor barang non minyak dan gas Indonesia yang berasal dari RRT pada periode bulan januari sampai dengan bulan agustus 2018 naik 31,57% atau menjadi US$ 28,78 miliar dollar daripada periode yang sama pada tahun kemarin. jumlah impor tersebut sama dengan 27,5% dari total impor Indonesia yang sebesar 104.42 miliar dollar amerika serikat.
Importir

Negara yang menjadi tujuan impor nonmigas nasional terbesar kedua adalah dari Jepang dengan nilai impor nonmigas sebesar US$ 11,98 Miliar dan negara ketiga terbesar tujuan impor nonmigas nasional adalah Thailand dengan dengan nilai impor sebesar US$ 7,29 miliar.Nilai impor Indonesia secara umum mengalami lonjakan seperti terlihat pada grafik tersebut.

Sebagai informasi lainnya, total keseluruhan impor nasional baik minyak dan gas dan nonmigas pada periode bulan Januari sampai dengan bulan agustus 2018 tengah mengalami kenaikan hingga 24,56% menjadi US$ 124,19 miliar dari periode pada tahun yang lalu. sementara itu, total nilai ekspor nasional hanya dapat tumbuh 10,39% yaitu menjadi US$120,1 miliar.

Sensus Jumlah Penduduk Jakarta

Jakarta merupakan ibukota negara yang memiliki tingkat kepadatan yang sangat tinggi bila dibandingkan dengan luas wilayahnya. Jumlah Penduduk Jakarta tiap tahun mengalami pertambahan yang disebabkan karena berbagai hal seperti transmigrasi hingga populasi warga lokal yang terus meningkat. Berdasarkan data yang ada di tahun 2017, jumlah penduduk jakarta tercatat di angka 10,37 juta jiwa yang mengalami peningkatan sekian persen bila dibandingkan pada tahun 2015 dan 2016.

Jumlah Penduduk Jakarta
Jumlah Penduduk Jakarta
Padatnya penduduk di Jakarta sendiri bisa dibagi lagi berdasarkan wilayahnya yakni di wilayah Jakarta Pusat sebanyak 921 ribu, Jakarta Utara 1,78 juta, Jakarta Timur 2,89 juta yang merupakan yang terbanyak hingga Jaksel dan Jakbar yang masing-masing 2,23 dan 2,53 juta jiwa. Jadi bisa dilihat bersama jika penduduk di Jakarta memang sudah sangat padat.

Adakah pengaruh dengan kepadatan jumlah penduduk di Jakarta? tentu saja, dengan angka yang semakin tinggi namun luas tanah yang tak bertambah, maka bisa dipastikan wilayah Jakarta akan semakin sesak terutama untuk penggunaan transportasi pribadi seperti mobil dan motor. Pembangunan pemukiman juga akan semakin masif yang mengakibatkan banyak aspek lingkungan semakin terkikis. Dan yang paling utama, dengan makin padatnya jumlah penduduk, maka inflasi di Jakarta akan makin tinggi yang disebabkan karena permintaan akan suatu barang/jasa yang tinggi. Jadi, kepadatan jumlah penduduk Jakarta ini suatu saat akan menyebabkan ketidakseimbangan, terutama dari segi pembangunan layanan umum, kesehatan serta sentralisasi yang mengakibatkan daerah lain menjadi kurang diperhatikan.

Defisit Neraca Perdagangan Migas Agustus 2018 Terparah

Produksi minya dan gas (Migas) impor Indoensia yang lebih gesit bergerak dibandingkan kecepatan kinerja ekspor minyak dan gas memaksa Indonesia mengalami Defisit Neraca Perdagangan Minyak dan Gas Nasional dan memecahkan rekor paling dalam sepanjang 44 bulan terakhir. Badan pusat statistik Indonesia (BPS) merekam nilai impor minyak dan gas untuk periode bulan Januari 2018 sampai dengan bulan agustus 2018 meningkat 28,31% menjadi 19,76 dollar amerika serikat dibandigkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. sementara itu, nilai ekspor pada periode bulan Januari 2018 sampai dengan bulan agustus 2018 hanya dapat naik sebesar 14,04% atau menjadi US$ 11,41 Miliar dari periode tahun sebelumnya.
Defisit Neraca Perdagangan

Sedangkan Neraca perdagangan minyak dan gas Indooneisa pada bulan agustus 2018 hanya mencapai US$ 1,66 miliar yaitu hanya meningkat sebesar 35,18% dari bulan sebelumnya. defisit neraca perdagangan yang terjadi kali ini merupakan kejadian yang ke 42 kalinya secara berturut-turut sejak bulan Maret 2018. 

Jika diakumulasikan, pada periode bulan januari sampai dengan Agustus 208 defisit neraca perdagangan Minyak dan gas Nasional Mencapai US$ 8,35 miliar yaitu melonjak 54,78% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Insentif Pajak dan Produk Dalam negeri

Pemerintah pusat berencana akan memberikan insentif pajak bagi setiap badan usaha yang telah menggunakan Produk loka / Produk Dalam negeri. hal ini dimaksudkan untuk menggenjot penggunaan bahan komponen industri lokal. Menurut Airlangga Hartanto, Meneteri Perindusterian Republik Indonesia, berujar bahwa "Nanti insentifnya mungkin kalau pakai dalam negeri dia dikasih tax allowance (pemotongan pajak)," ujar dia di Jakarta, Kamis (21/9). Salah satu pilihannya adalah untuk memberikan insentif pajak bagi tiap badan usaha yang tingkat bahan baku dalam Negerinya tinggi.
Insentif Pajak

Menurut Menteri Perindusterian tersebut, Konsumsi penggunaan produk dalam negeri sangat memungkinkan, karena sudah ada beberapa barang yang tersedia di pasar lokal speerti trafo, kabel baja, hingga turbin pembangkit dengan kapasitas yang kecil. sementara itu, untuk turbin pembangkit dengan kapasitas besar industridalam negeri masih belum siap menyediakannya.

Sementara itu, Rosan Perkasa Roeslani, Ketua Umum Kadin juga mengatakan ahl yang sama yaitu ada peluang insentif lainnya seperti penghapusan pajak dalam jangka waktu tertentu (tax holiday) bagi tiap badan usaha yang memakai produk dalam negeri. hal ini juga ditujukan agar dapat mendorong pemakaian produk lokal.

Bahaya Stroke Usia Lebih Muda

Stroke merupakan salah satu penyakit mematikan yang sangat ditakuti oleh semua orang. Gejala Stroke ini seharusnya sudah bisa dideteksi sejak dini, karena ternyata penyakit ini tidak hanya menghinggapi orang usia tua saja. Dalam data kelompok umur, usia yang jauh lebih muda yakni usia 25-44 sudah memiliki angka yang terbilang tinggi. Hal ini cukup menghawatirkan karena trennnya terus meningkat.

Gejala Stroke
Gejala Stroke
Secara umum, terjadinya stroke disebabkan oleh kurangnya oksigen di otak yang menyebabkan disfungsi di beberapa bagian. Pada orang dengan usia lebih tua, biasanya terjadi karena fungsi organ-organ tubuh yang sudah tidak sebagus saat muda. Namun kasus untuk penderita yang lebih muda, biasanya gejala stroke ini ditandai oleh infeksi, dehidrasi, serta kelainan pafa sel darah muda. Juga jangan lupakan beberapa pemicunya seperti kolesterol yang tinggi, dan darah tinggi yang biasanya menjadi penyebab utama penyakit ini.

Apa yang perlu diperbaiki? Tentu saja pola hidup, dengan mengubah diri anda menjalani pola hidup yang sehat, maka kemungkinan dari penyakit-penyakit berbahaya ini bisa dicegah. Juga aktivitas fisik juga perlu ditingkatkan agar memastikan fungsi organ benar-benar bekerja secara sehat. Pola makan juga perlu diperbaiki seperti menghindari junkfood serta menghilangkan aktivitas yang tak baik untuk kesehatan seperti merokok. Dengan berbagai perbaikan aktivitas fisik dan pola hidup yang lebih seimbang, segala kemungkinan terburuk bisa dicegah lebih awal.

Eks Koruptor Jadi Caleg 2019 Perindo

KPU Komisi Pemilihan Umum sudah meresmikan penetapan Daftar Calon tetap 9DCT) guna Pemilu Legislatif pada PILEG 2019. dan dari Daftar Calon tetap (DCT) ada sebanyak 41 orang bakal calon legislatif merupakan mantan narapidana Koruptor (eks Koruptor). dari 41 DCT caleg 2019 eks koruptor ini paling banyak mendaftar dari partai Gerindra.

Eks Koruptor

Dengan rincian para caleg mantan narapidana korupsi itu menjadi calon legislatif untuk tingkat DPRD Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi sebanyak 12 Caleg. Untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kita sebanyak 26 orang. dan Dewan Pimpinan Daerah sebanyak 3 orang. Namun, tak ada satu orangpun Calon legislatif eks koruptor yang mendaftar pada tingkar DPR RI.

Ilham Saputra, seorang komisioner Komisi Pemilihan Umum menjelaskan bahwa ada 12 orang caleg mantan napi korupsi yang berada ditingkat DPRD Provinsi yaitu berasal dari Gerindra 3 orang, Golkar 1 orang, Berkarya 2 orang, Perindo 1 orang, Kemudian PAN 1 orang, Hanura 3 orang dan PBB 1 orang.

Rick Bleszynski Bangun Bisnis Blockchain

Perkembangan teknologi blokchain saat ini telah menjadi primadona utama di era digital. tepatnya di sillicon valley yang menjadi acuan riset dan pengembangan teknologi digital. Perusahaan - perusahaan di sillicon valley pengembang teknologi blokchain pun bermunculan. Adalah Splend, salah satu perusahaan pengembang blokchain yang didirikan oleh seorang berkewarganegaraan Indoneisa yang bernama Rick Bleszynski.
Bisnis Blockchain


WNI yang pernah bersekolah di Pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Tebet dan Sekolah menengah Pertama (SMP) di Solo ini kemudian tinggal di Sillicon Valley pada tahun 1978. Kemudian Rick pun melanjutkan studi pendidikannya di San Jose State University dan Universitas Of Phoenix, dengan mengambil konsentrasi jurusan Mikroprosesor.

Setelah menamatkan pendidikannya, Rick kemudian bekerja di beberapa perusahaan - perusahaan teknologi raksasa yaitu seperti LSI Logic Corporation dan Velonex Corporation. Lalu Rick pun berpikir untuk mendirikan Splend "Lalu, saya berpikir, setelah Intel menjadi hal besar, apa lagi yang bisa dibuat?" kata Rick di Jakarta, pada Kamis (20/9). Menurut Rick, teknologi blockchain akan menjadi teknologi yang sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan dan instansi. oleh karenanya, Rick fokus untuk mengembangkan Bisnis Blockchain.

Bagaimana Keluar dari Utang Luar Negeri Indonesia

Saat ini banyak pembahasan terkait Utang Luar Negeri Indonesia yang terbilang cukup tinggi bila dibandingkan dengan beberapa periode sebelumnya. Pada dasarnya keberadaan utang ini menjadi salah satu beban yang harus dipikul oleh semua pihak, karena nilainya yang semakin membesar dari tahun sebelumnya. Dari catatan, Utang luar negeri Indonesia pada bulan Juli 2018 sekitar 5.298T. Nilai ini terbilang fantastis karena jika tidak segera diatasi akan menimbulkan bahaya bagi negara itu sendiri.

Utang Luar Negeri

Fenomena melemahnya mata uang rupiah atas dolar menambah penderitaan Indonesia karena beban nilai tukar menjadi jauh lebih tinggi sehingga jika pembayaran tersebut dirupiahkan atau didolarkan akan memberikan efek negatif yang besar. Utang luar negeri pemerintah sudah seharusnya dotangani dengan metode yang tepat sasaran. Salah satunya adalah mengurangi jumlah utangnya dengan tidak semakin menambah beban utangnya. Karena jika suatu negara aktivitas perekonomiannya terganggu oleh hutang, maka kepercayaan masyarakat dan dunia akan menurun.

Utang akan menjadi senjata positif jika dikelola dengan baik, dengan pembangunan yang bersifat konstruktif yang bisa dirasakan manfaat investasinya dalam jangka panjang. Dalam hal ini, Indonesia menjadi negara dengan prospek yang bagus karena infrastruktur benar-benar diperbaiki secara perlahan dan berkelanjutan. Jika tidak dikelola dengan baik, utang akan mengakibatkan tumpukan masalah. Karena beban bunga sendiri dari waktu ke waktu semakin besar sehingga pembayarannya akan semakin merepotkan. Indonesia harus bangkit dan menjadi negara yang lebih baik.

Ide Pemerintah Cegah Ketergantungan Impor Tiongkok

Impor Tiongkok adalah salah satu pembahasan yang paling digaungkan di tahun politik ini. Hal ini karena persentase impor dari negara tirau bambu ini sangat tinggi sehingga dikritik sebagian kalangan karena dikhawatirkan akan memberikan efek ketergantungan terhadap negara tersebut. Menurut data yang dirilis BPS pada tahun 2018, angka impor yang berasal dari negara tirau bambu tersebut naik 31% dari periode sebelumnya.


Impor ini berasal dari berbagai barang komoditas dan sektor nonmigas. Ditempat kedua ada jepang dan selanjutnya Thailand, Singapura, Amerika Serikat dan Korea Selatan. Namun menariknya, persentase kenaikkan impor dari tiongkok lebih besar ketimbang beberapa negara lainnya. Hal ini cukup beralasan karena berbagai barang kebutuhan rumah tangga dan elektronik dibanjiri dari negara tiongkok. Sedangkan yang lainnya berasal dari negara setelahnya.

Satu hal yang pasti, dengan kenaikkan impor ini sudah pasti akan mempengaruhi neraca perdagangan Indonesia yang bisa menimbulkan efek defisit. Bagaimana cara pemerintah mengelola sektor ekspor-impor ini agar kedepannya tidak jadi beban negara? Pemerintah perlu membatasi dan meningkatkan kualitas produk dalam negeri agar bisa bersaing dengan produk impor. Selain dari sisi kualitas, kita juga perlu bersaing di level harga sehingga konsumen bisa memilih produk terbaik dengan harga yang bersaing. Jika kita ingin membuat Indonesia lebih baik, maka perlahan perlu mengurangi impor barang yang bisa diproduksi di negara sendiri.