Tampilkan postingan dengan label Blok Makassar Strait. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blok Makassar Strait. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2018

Keadaan Blok Makassar Strait

Blok Makassar Strait dan satu blok lainnya yakni blok selat panjang direncanakan akan dilelang ulang pada tahun2018 ini. Pelelangan ulang ini menyusul dengan belum adanya pemenang pada pelelangan sebelumnya untuk memenangkan blok makassar strait dan blok selat panjang. Sejumlah hal teknis yang kemarin menjadi penghmabat mulai diselesaikan dan dicarikan jalan keluarnya agar pada pelelangan ulang Blok Makassar strait dan blik selat panjang mendapatkan pemenan yang sesuai dengan kriteria dari kementerian ESDM (energi dan sumber daya mineral).
Blok Makassar Strait
Blok Makassar Strait

Sebelumnya blo  makassar strait dan blok selat panjang telah dilelang pada bulan Agustus 2018 yang lalu, namun masih belum mendapatkan pemenang. Adapun permasalahan teknis yang terjadi pada Blok Makassar strait adalah adanya pemisahan proyek Ultra Laut dalam atau Indonesian Deepwater Development / IDD. Sedangkan proyek ultra laut dalam ini tengah dikelola oleh Chevron Indonesia.

Sehingga dengan adanya permasalahan teknis yang terjadi, Pemerintah pada akhirnya memutuskan untuk melelang Blok Makassar Strait, yang rencananya jika ada pemenang maka blok Makassar strait akan mulai dikelola pada tahun 2020.

Jumat, 02 November 2018

Kelanjutan Informasi Seputar Blok Makassar Strait

Blok Makasar Strait menjadi misi yang gagal didapatkan oleh perusahaan migas asal Italia yakni Eni. Hal ini disebabkan karena berbagai macam hal, salah satunya adalah ketidakmampuan perusahaan dalam melengkapi persyaratan yang diajukan pada saat lelang tersebut terjadi. Tentunya pemerintah sendiri mengharapkan hal yang lebih baik dari lelang ini sehingga keberadaan blok yang tidak aktif dapat terus dipacu produksinya.

Blok Makassar Strait
Blok Makassar Strait
Blok Makassar Strait masuk dalam salah satu blok migas yang dilelang pemerintah pada tahap dua. Jumlah blok yang dilelang sebanyak enam blok terdiri dari tiga blok eksplorasi dan tiga blok eksploitasi. Semuanya dilelang dengan skema lelang reguler. Skema reguler ini berarti pemerintah menyiapkan data-datanya mengenai blok migas. Tiga blok eksplorasi yang dilelang yakni Banyumas, Andika Bumi Kita, dan Southeast Mahakam. Sementara tiga blok eksploitasi yang dilelang terdiri dari Selat Panjang, Makassar Strait dan South Jambi B.

Perkembangan industri migas nyatanya masih belum sesuai dengan target pemerintah dimana masih ada beberapa blok yang dilelang tapi belum membuahkan hasil. Kedepan perlu adanya perbaikan dari berbagai sisi agar industri ini kembali bergairah dan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap negara.